UNTUK MENGKAFIRKAN MAYORITAS/SEBAGIAN BESAR SAHABAT RASULULLAH MAKA PARA ROFIDHOH MENDATANGKAN HADITH-HADITH DIBAWAH IN
Dari Abu Hurairah, sesungguhnya beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda :
صحيح البخاري – (ج 20 / ص 248)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ كَانَ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَرِدُ عَلَيَّ يَوْمَ
الْقِيَامَةِ رَهْطٌ مِنْ أَصْحَابِي فَيُحَلَّئُونَ عَنْ الْحَوْضِ
فَأَقُولُ يَا رَبِّ أَصْحَابِي فَيَقُولُ إِنَّكَ لَا عِلْمَ لَكَ بِمَا
أَحْدَثُوا بَعْدَكَ إِنَّهُمْ ارْتَدُّوا عَلَى أَدْبَارِهِمْ
الْقَهْقَرَى
Akan (datang) di hadapanku kelak sekelompok
sahabatku, tapi kemudian mereka dihalau. Aku bertanya, wahai Tuhanku,
mereka adalah sahabat-sahabatku. Lalu dikatakan: ‘Kamu tidak mengetahui
apa yang mereka perbuat sepeninggalmu. Sesungguhnya mereka murtad dan
berpaling (dari agama )
Dari Abu Hurairah, dari Nabi :
صحيح البخاري – (ج 20 / ص 250)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
قَالَ بَيْنَا أَنَا قَائِمٌ إِذَا زُمْرَةٌ حَتَّى إِذَا عَرَفْتُهُمْ
خَرَجَ رَجُلٌ مِنْ بَيْنِي وَبَيْنِهِمْ فَقَالَ هَلُمَّ فَقُلْتُ أَيْنَ
قَالَ إِلَى النَّارِ وَاللَّهِ قُلْتُ وَمَا شَأْنُهُمْ قَالَ إِنَّهُمْ
ارْتَدُّوا بَعْدَكَ عَلَى أَدْبَارِهِمْ الْقَهْقَرَى ثُمَّ إِذَا
زُمْرَةٌ حَتَّى إِذَا عَرَفْتُهُمْ خَرَجَ رَجُلٌ مِنْ بَيْنِي
وَبَيْنِهِمْ فَقَالَ هَلُمَّ قُلْتُ أَيْنَ قَالَ إِلَى النَّارِ
وَاللَّهِ قُلْتُ مَا شَأْنُهُمْ قَالَ إِنَّهُمْ ارْتَدُّوا بَعْدَكَ
عَلَى أَدْبَارِهِمْ الْقَهْقَرَى فَلَا أُرَاهُ يَخْلُصُ مِنْهُمْ إِلَّا
مِثْلُ هَمَلِ النَّعَمِ
Ketika aku sedang berdiri,
terlihat olehku sekelompok orang. Setelah aku kenali mereka, ada seorang
di antara mereka keluar dan mengajak kawan-kawannya, ‘Ayo, mari’ Aku
bertanya, ke mana? ia menjawab, ‘ke neraka,’ Lalu aku bertanya lagi,
mengapa nasib mereka sampai demikian? Kemudian dijawab: ‘Sesungguhnya
mereka telah murtad sejak kau tinggalkan dan berbalik ke belakang
(kepada kekafiran). Kemudian terlihat sekelompok lain lagi. Ketika aku
kenali mereka, ada seorang di antara mereka keluar dan menyeru
kawan-kawannya: ‘Ayo, mari’ Aku bertanya, ke mana? Ia menjawab: ‘Ke
neraka’ Lalu aku bertanya lagi, mengapa mereka? dijawab: ‘Sesungguhnya
mereka telah murtad sepeninggalmu dan kembali ke belakang. Kulihat tidak
ada yang selamat dan lolos kecuali beberapa orang saja yang jumlahnya
cukup sedikit, seperti jumlah onta yang tersesat dari rombongannya”.
Dari Abi Bakroh, Sesungguhnya Rasulullah bersabda :
Senin, 30 November 2015
SYI'IR(SYAIR) IMAM SYAFI'I YANG DISALAH GUNAKAN RAFIDHAH
Ini syi’ir Imam Syafi’i yg sering di Mutilasi oleh Para Mahluk Rofidhoh untuk menipu dan menjebak orang awwam untuk masuk agama Syi’ah :
“Apabila sebutan Rofidhoh itu dipruntukkan bagi pecinta keluarga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ,, maka saksikanlah wahai Jin dan Manusia bahwa sesungguhnya Aku adalah Rofidhoh.”
lihat disini :
http://www.facebook.com/groups/108661519162357… 1476762_10201216862329647_2027166840_n
Namun bagaimana duduk perkara dan bunyi lengkap serta kelanjutan bait-bait Syair beliau ini? mari kita liat :
الصواعق المحرقة على أهل الرفض والضلال والزندقة – (ج 2 / ص 388) إن كان رفضا حب آل …محمد … فليشهد الثقلان إني رافضي قال البيهقي وإنما قال الشافعي في ذلك حين نسبه الخوارج إلى الرفض حسدا وبغيا
Imam Syafi’i dalam salah satu bait syairnya berkata :
“Apabila sebutan Rofidhoh itu dipruntukkan bagi pecinta keluarga Muhammad shallalahu 'alaihi wa sallam ,, maka saksikanlah wahai Jin dan Manusia bahwa sesungguhnya Aku adalah Rofidhoh.”
Imam Al Baihaqi berkata :
Ini syi’ir Imam Syafi’i yg sering di Mutilasi oleh Para Mahluk Rofidhoh untuk menipu dan menjebak orang awwam untuk masuk agama Syi’ah :
“Apabila sebutan Rofidhoh itu dipruntukkan bagi pecinta keluarga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ,, maka saksikanlah wahai Jin dan Manusia bahwa sesungguhnya Aku adalah Rofidhoh.”
lihat disini :
http://www.facebook.com/groups/108661519162357… 1476762_10201216862329647_2027166840_n
Namun bagaimana duduk perkara dan bunyi lengkap serta kelanjutan bait-bait Syair beliau ini? mari kita liat :
الصواعق المحرقة على أهل الرفض والضلال والزندقة – (ج 2 / ص 388) إن كان رفضا حب آل …محمد … فليشهد الثقلان إني رافضي قال البيهقي وإنما قال الشافعي في ذلك حين نسبه الخوارج إلى الرفض حسدا وبغيا
Imam Syafi’i dalam salah satu bait syairnya berkata :
“Apabila sebutan Rofidhoh itu dipruntukkan bagi pecinta keluarga Muhammad shallalahu 'alaihi wa sallam ,, maka saksikanlah wahai Jin dan Manusia bahwa sesungguhnya Aku adalah Rofidhoh.”
Imam Al Baihaqi berkata :
MENJAWAB SYUBHAT SYI'AH TENTANG MUT'AH
MENJAWAB SYUBHAT SYI'AH TENTANG MUT'AH
Allah berfirman :
فَمَا اسْتَمْتَعْتُم بِهِ مِنْهُنَّ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ فَرِيضَةً ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا تَرَاضَيْتُم بِهِ مِن بَعْدِ الْفَرِيضَةِ .
Menurut syi’ah ayat ini adalah dalil soriih (jelas) tentang dihalalkannya mut’ah, (menurut perspektif syi’ah) kata “istamta’a” disitu berarti mut’ah, dan ujur berarti imbalan sebagai ganti dari istimta’yang diperoleh laki-laki dari pasangan mut’ahnya.
Jawab :
Ayat ini tidak berbicara tentang mut’ah sama sekali karena ayat ini masih berkaitan dengan ayat sebelumnya yang berbicara tentang hukum perkahwinan jadi tidak benar jika ayat ini dikatakan sebagai dalil mut’ah karena ayat ini masih berbicara tentang hukum perkahwinan. Dimulai dari ayat 23 Allah subhanahu wa ta'ala berfirman :
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ وَعَمَّاتُكُمْ وَخَالَاتُكُمْ وَبَنَاتُ الْأَخِ وَبَنَاتُ الْأُخْتِ وَأُمَّهَاتُكُمُ اللَّاتِي أَرْضَعْنَكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ وَأُمَّهَاتُ نِسَائِكُمْ وَرَبَائِبُكُمُ اللَّاتِي فِي حُجُورِكُمْ مِنْ نِسَائِكُمُ اللَّاتِي دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ وَحَلَائِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِينَ مِنْ أَصْلَابِكُمْ وَأَنْ تَجْمَعُوا بَيْنَ الْأُخْتَيْنِ إِلَّا مَا قَدْ سَلَفَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا
Allah berfirman :
فَمَا اسْتَمْتَعْتُم بِهِ مِنْهُنَّ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ فَرِيضَةً ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا تَرَاضَيْتُم بِهِ مِن بَعْدِ الْفَرِيضَةِ .
Menurut syi’ah ayat ini adalah dalil soriih (jelas) tentang dihalalkannya mut’ah, (menurut perspektif syi’ah) kata “istamta’a” disitu berarti mut’ah, dan ujur berarti imbalan sebagai ganti dari istimta’yang diperoleh laki-laki dari pasangan mut’ahnya.
Jawab :
Ayat ini tidak berbicara tentang mut’ah sama sekali karena ayat ini masih berkaitan dengan ayat sebelumnya yang berbicara tentang hukum perkahwinan jadi tidak benar jika ayat ini dikatakan sebagai dalil mut’ah karena ayat ini masih berbicara tentang hukum perkahwinan. Dimulai dari ayat 23 Allah subhanahu wa ta'ala berfirman :
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ وَعَمَّاتُكُمْ وَخَالَاتُكُمْ وَبَنَاتُ الْأَخِ وَبَنَاتُ الْأُخْتِ وَأُمَّهَاتُكُمُ اللَّاتِي أَرْضَعْنَكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ وَأُمَّهَاتُ نِسَائِكُمْ وَرَبَائِبُكُمُ اللَّاتِي فِي حُجُورِكُمْ مِنْ نِسَائِكُمُ اللَّاتِي دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ وَحَلَائِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِينَ مِنْ أَصْلَابِكُمْ وَأَنْ تَجْمَعُوا بَيْنَ الْأُخْتَيْنِ إِلَّا مَا قَدْ سَلَفَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا
Sekilas Tentang Pengkhianatan Syi'ah Dibalik Hancurnya Baghdad Dan Musnahnya Khazanah Keilmuan Kaum Muslimin
Sekilas Tentang Pengkhianatan Syi'ah Dibalik Hancurnya Baghdad Dan Musnahnya Khazanah Keilmuan Kaum Muslimin
Bagi para pemerhati sejarah, tentu nama 'Abbasiyyah tidaklah asing lagi yang dimana Abu Al-'Abbas yang bergelar As-Saffah mendirikan Negara Islam yang merupakan batu pertama berdirinya Khilafah Islamiyah terbesar, yaitu Dinasti 'Abbasiyah.
Masa Bani 'Abbasiyah sering disebut-sebut sebagai Masa Keemasan Islam, pada masa ini geliat intelektual dan perkembangan peradaban Islam mencapai puncaknya. Karakteristik pemerintahan yang diwarnai corak keislaman tersebut menorehkan prestasi luar biasa yang dicatat oleh tinta emas sepanjang sejarah manusia. Seiring berjalannya waktu ketika Dinasti 'Abbassiyyah mulai melemah, musuh-musuh Islam pun segera memanfa'atkan keadaan tersebut untuk menghancurkan Kaum Muslimin.
Dalam menjalankan niat jahat tersebut, kaum busuk syi'ah yang merupakan sekutu mereka turut andil dalam menumpahkan Darah Kaum Muslimin dengan pengkhianatan-pengkhianatan yang mereka (kaum syi'ah) lakukan.
Adalah Nashiruddin Ath-Thusi, salah satu dari ribuan tokoh syi'ah yang sangat berjasa dalam membunuh Kaum Muslimin, membumi-hanguskan rumah-rumah mereka dan memusnahkan khazanah keilmuan mereka hingga Baghdad pun menjadi lautan darah.
Inilah yang menjadi tema note kali ini, dan ketahuilah wahai Kaum Muslimin, bahwa pembahasan ini adalah masih satu dari ribuan pengkhianatan-pengkhianatan syi'ah terhadap Islam! Dan bila kita paparkan semua pengkhianatan-pengkhianatan mereka satu persatu, maka jangankan note ini atau-pun perpustakaan terbesar di dunia, bahkanLAUTAN pun tidak akan sanggup menampungnya! Saksikanlah wahai Kaum Muslimin, Aku bersumpah dengan Nama Allah Yang Maha Adil, bahwa kejahatan mereka (kaum syi'ah) adalah sangatNYATA.
Dan tulisan berikut ini banyak saya ambil dari salah satu bab dari Kitab DR. Imad Abdus Sami'
Husain yang berjudul
خيانات الشيعة وأثرها في هزائم الأمة الإسلامية
Dan tentu kami juga akan menghadirkan referensi dari kitab-kitab syi'ah sendiri yang menjadi saksi dan bukti yang nyata akan kebusukan mereka.
خيانات نصير الدين الطوسي الشيعي
Bagi para pemerhati sejarah, tentu nama 'Abbasiyyah tidaklah asing lagi yang dimana Abu Al-'Abbas yang bergelar As-Saffah mendirikan Negara Islam yang merupakan batu pertama berdirinya Khilafah Islamiyah terbesar, yaitu Dinasti 'Abbasiyah.
Masa Bani 'Abbasiyah sering disebut-sebut sebagai Masa Keemasan Islam, pada masa ini geliat intelektual dan perkembangan peradaban Islam mencapai puncaknya. Karakteristik pemerintahan yang diwarnai corak keislaman tersebut menorehkan prestasi luar biasa yang dicatat oleh tinta emas sepanjang sejarah manusia. Seiring berjalannya waktu ketika Dinasti 'Abbassiyyah mulai melemah, musuh-musuh Islam pun segera memanfa'atkan keadaan tersebut untuk menghancurkan Kaum Muslimin.
Dalam menjalankan niat jahat tersebut, kaum busuk syi'ah yang merupakan sekutu mereka turut andil dalam menumpahkan Darah Kaum Muslimin dengan pengkhianatan-pengkhianatan yang mereka (kaum syi'ah) lakukan.
Adalah Nashiruddin Ath-Thusi, salah satu dari ribuan tokoh syi'ah yang sangat berjasa dalam membunuh Kaum Muslimin, membumi-hanguskan rumah-rumah mereka dan memusnahkan khazanah keilmuan mereka hingga Baghdad pun menjadi lautan darah.
Inilah yang menjadi tema note kali ini, dan ketahuilah wahai Kaum Muslimin, bahwa pembahasan ini adalah masih satu dari ribuan pengkhianatan-pengkhianatan syi'ah terhadap Islam! Dan bila kita paparkan semua pengkhianatan-pengkhianatan mereka satu persatu, maka jangankan note ini atau-pun perpustakaan terbesar di dunia, bahkanLAUTAN pun tidak akan sanggup menampungnya! Saksikanlah wahai Kaum Muslimin, Aku bersumpah dengan Nama Allah Yang Maha Adil, bahwa kejahatan mereka (kaum syi'ah) adalah sangatNYATA.
Dan tulisan berikut ini banyak saya ambil dari salah satu bab dari Kitab DR. Imad Abdus Sami'
Husain yang berjudul
خيانات الشيعة وأثرها في هزائم الأمة الإسلامية
Dan tentu kami juga akan menghadirkan referensi dari kitab-kitab syi'ah sendiri yang menjadi saksi dan bukti yang nyata akan kebusukan mereka.
خيانات نصير الدين الطوسي الشيعي
Jumat, 27 November 2015
NAMA PESANTREN SALAFIYAH BESERTA TEMPATNYA
NAMA PESANTREN SALAFIYYAH BESERTA ALAMATNYA
"Bisa Karena Terbiasa"
Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".
Pesantren Ahlusunnah Waljamaah Yang Bermanhaj Salaf
DAFTAR ALAMAT PESANTREN SALAFI
"Bisa Karena Terbiasa"
Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".
Pesantren Ahlusunnah Waljamaah Yang Bermanhaj Salaf
DAFTAR ALAMAT PESANTREN SALAFI
SYI'IR IMAM ASY-SYAFI'I RAHIMAHULLAH YANG DISALAH GUNAKAN RAFIDHAH
SYI'IR(SYAIR) IMAM SYAFI'I YANG DISALAH GUNAKAN RAFIDHAH
Ini syi’ir Imam Syafi’i yg sering di Mutilasi oleh Para Mahluk Rofidhoh untuk menipu dan menjebak orang awwam untuk masuk agama Syi’ah :
“Apabila sebutan Rofidhoh itu dipruntukkan bagi pecinta keluarga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ,, maka saksikanlah wahai Jin dan Manusia bahwa sesungguhnya Aku adalah Rofidhoh.”
lihat disini : http://www.facebook.com/groups/108661519162357?view=doc&id=228256453869529 1476762_10201216862329647_2027166840_n
Namun bagaimana duduk perkara dan bunyi lengkap serta kelanjutan bait-bait Syair beliau ini? mari kita liat :
الصواعق المحرقة على أهل الرفض والضلال والزندقة – (ج 2 / ص 388) إن كان رفضا حب آل …محمد … فليشهد الثقلان إني رافضي قال البيهقي وإنما قال الشافعي في ذلك حين نسبه
Ini syi’ir Imam Syafi’i yg sering di Mutilasi oleh Para Mahluk Rofidhoh untuk menipu dan menjebak orang awwam untuk masuk agama Syi’ah :
“Apabila sebutan Rofidhoh itu dipruntukkan bagi pecinta keluarga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ,, maka saksikanlah wahai Jin dan Manusia bahwa sesungguhnya Aku adalah Rofidhoh.”
lihat disini : http://www.facebook.com/groups/108661519162357?view=doc&id=228256453869529 1476762_10201216862329647_2027166840_n
Namun bagaimana duduk perkara dan bunyi lengkap serta kelanjutan bait-bait Syair beliau ini? mari kita liat :
الصواعق المحرقة على أهل الرفض والضلال والزندقة – (ج 2 / ص 388) إن كان رفضا حب آل …محمد … فليشهد الثقلان إني رافضي قال البيهقي وإنما قال الشافعي في ذلك حين نسبه
Langganan:
Komentar (Atom)